Asuransi Jual Janji Palsu!

Banyak yang bilang kalau agen asuransi hanya memberi janji palsu. Semua penilaian pasti ada alasan nya. Tapi bagaimana bisa muncul istilah tersebut?

Janji palsu banyak diterima oleh masyarakat luas terutama dari produk unit link. Hampir seluruh pelaku industri asuransi menganggap unit link sebagai gimik produk investasi. Masyarakat dijanjikan return dari uang yang mereka setor dengan bunga yang menggiurkan dalam beberapa tahun dan dapat digunakan untuk pendidikan anak/pensiun. Pada kenyataannya, berbalik dengan kata-kata manis agen tersebut. Pada akhirnya, masyarakat mengetahui kalau asuransi adalah sebuah platform investasi. 

Pertama-tama mari kita gali mengapa ada unsur investasi di produk asuransi? Jawaban nya simple, untuk memudahkan nasabah agar membayar di harga yang sama selamanya. Karena biaya asuransi berbanding lurus dengan usia tertanggungnya, maka kalau zaman dahulu, setiap tahun jumlah yang dibayar oleh nasabah akan meningkat. Dengan ada nya unit link, nasabah dimudahkan dengan membayar di harga yang sama sampai seumur hidup. 

Bagaimana bisa harga rata? Bisa! Dengan konsep unit link, biaya asuransi seumur hidup akan dirata2 kan dan dibayar sesuai rata2 tersebut. Dimana pada awal kontrak, nasabah akan membayar lebih dari biaya asuransi pada umurnya saat itu dengan tujuan untuk menabung sisanya agar dabat menutupi kenaikan biaya asuransi di kemudian hari. Dana tersebut yang akan diinvestasikan oleh pihak perusahaan dengan tujuan untuk meringankan total biaya asuransi yang akan kita tanggung. 

Berikut (Grafik 1) adalah grafik sebuah produk unit link yang efisien, dimana jumlah uang yang disetor kurang lebih sama dengan biaya asuransi sampai seumur hidup (90 tahun). Sehingga tidak ada uang berlebihan yang dikeluarkan untuk mendapat manfaat asuransi.

Tujuan unit link adalah memudahkan nasabah untuk mengestimasi biaya yang dikeluarkan untuk asuransi. Cadangan dana yang ada juga membantu nasabah untuk dapat mengajukan cuti membayar dan tetap mendapat manfaat asuransi. Tapi sayangnya, hampir semua pelaku asuransi tidak paham dengan konsep ini sehingga menyesatkan masyarakat.

Berikut (Grafik2) adalah contoh dimana banyak pelaku asuransi memberikan unit link kepada masyarakat. Dapat dilihat dimana nasabah diminta membayar jumlah yang tinggi yang jauh dari biaya asuransi yang ada dengan harapan uang yang ditabung akan berbunga tinggi pada tahun tertentu. Pada kenyataannya, nasabah tidak sadar akan biaya asuransi yang terus meningkat dan memakan uang yang disetor. Bahkan manfaat asuransi yang diberikan pada umumnya akan sangat minim agar biaya asuransi nya kecil dan menghasilkan banyak uang dalam cadangan dana.

Sangat disayangkan apabila unit link dianggap sebagai produk investasi, padahal jelas perusahaan yang memberi kontrak adalah perusahaan asuransi. Jika ingin berinvestasi, lebih baik langsung dengan perusahaan sekuritas. Seperti contoh jika kita ingin membeli ayam, beli lah di tukang ayam, bukan di tukang bubur. Memang di tukang bubur ada ayamnya, tapi peruntukan ayam tersebut beda dengan yang ada di tukang ayam.

Inilah masalah utama di industri asuransi. Padahal asuransi adalah suatu hal yang wajib dan krusial. Akan tetapi dengan banyaknya jumlah pelaku yang tidak paham, maka masyarakatlah yang dirugikan sehingga asuransi mendapat pandangan yang terbalik dengan manfaat nya.

Saya dan tim percaya bahwa kita dapat merubah industri ini kearah yang benar sehingga masyarakat tidak lagi dirugikan dan dapat mendapat manfaat asuransi yang sebenarnya! #SadarAsuransi

Michael Jonathan

Buss Consultant

2018-06-17T17:13:00+00:00

Leave A Comment

four × 2 =

Tunggu!
Sebelum pergi, daftarkan emailmu terlebih dahulu untuk mendapatkan update terkini artikel kesehatan & pengertian asuransi.
SUBSCRIBE
Don't worry, we won't spam you & you can always unsubscribe anytime
close-link