7 Cara Menghemat Uang: Tips Praktis

Orang-orang pada umumnya bolak-balik menantikan waktu gajian, padahal baru saja mendapat gaji. Mengapa bisa begitu? Mereka tak sabar membeli barang-barang yang ada di daftar keinginan mereka. Apakah Anda termasuk kedalam kategori orang yang seperti itu?

Tenang saja, ini sebenarnya perilaku normal. Siapa sih yang tidak suka berbelanja ini dan itu? Menghabiskan waktu untuk melihat-lihat barang yang menarik di aplikasi belanja online pada ponsel atau laptop Anda, berkunjung ke mall dan mencoba barang-barang yang ditawarkan. Hampir semua orang suka melakukannya.

Aktivitas belanja itu sendiri sebenarnya wajar, asal Anda tidak berbelanja terus-menerus secara tidak sadar dan cenderung impulsif (tiba-tiba saja ingin belanja). Hal ini disebut dengan istilah shopping addiction. Menurut dua orang peneliti bernama Faber dan O’Guinn (1992 dalam Edwards, 1993: 68), shopping addiction atau compulsive buying merupakan perilaku berbelanja yang kronis, berulang-ulang dan telah menjadi respon/reaksi utama dalam suatu situasi yang didasari perasaan negatif.

Panduan Cara Menghemat Uang Lengkap Praktis dari SadarAsuransi

Edwards (1993: 67) menganggap bahwa perilaku berbelanja yang satu itu tergolong abnormal, dimana konsumen yang bermasalah memiliki keinginan berbelanja yang kuat, tidak terkontrol, dan terus berulang pola aktivitasnya. Si pelaku biasanya secara kompulsif berbelan agar bisa menghilangkan perasaan negatif semacam stres dan cemas.

Nah, sekarang Anda tak perlu terlalu merasa bersalah soal kesukaan Anda berbelanja. Lagipula, kami akan memberikan langkah-langkah apa saja yang bisa Anda kerjakan secara praktis agar Anda dapat menghemat uang Anda sekaligus masih bisa menikmati hasil jerih payah Anda. Yuk langsung saja simak 7 cara menghemat uang berikut!

Membuka Rekening Alternatif

Ketika Anda hanya memiliki satu rekening, Anda bisa menarik tunai atau melakukan transaksi dengan akun tersebut kapan saja. Jadi, coba pisahkan sebagian uang Anda ke rekening khusus tabungan. Anda juga bisa mengakalinya dengan tidak membawa-bawa kartu ATM atau menutup akses mobile banking dari akun rekening tabungan tersebut. Beberapa orang bahkan memilih untuk buka rekening di bank yang jarang menyediakan mesin ATM di mall atau pusat perbelanjaan sejenis. Misal, Anda memiliki gaji 4 juta Rupiah. Langsung potong 1-2 juta untuk ditabung ke dalam rekening tabungan tersebut. Jadi, Anda hanya bisa menarik tunai atau melakukan transaksi dari akun rekening aktif Anda.

Pisah-pisahkan Anggaran dengan Pembagian Waktu Tertentu

Selain membuka rekening alternatif, Anda juga bisa memisah-misahkan sejumlah uang Anda. Misalkan, Anda sudah memisahkan 1-2 juta tadi ke rekening tabungan. Sekarang, pisahkan lagi uang yang ada di rekening aktif Anda. Misalkan, untuk makan Anda menargetkan 50 ribu Rupiah sehari. Maka bawa tunai sebanyak 350 ribu Rupiah di dompet untuk dihabiskan selama satu minggu. Ingat, Anda tidak bisa menarik tunai lagi dari ATM Anda untuk jatah makan. Anda punya batas/limit sebesar 350 ribu Rupiah untuk satu minggu saja. Selain itu, coba bayarkan iuran bulanan di awal bulan semacam uang sewa maupun kontrak rumah/kost. Berbelanja pun demikian, coba belanjakan kebutuhan seperti shampoo, sabun, odol, deodoran dan lain sebagainya di awal bulan. Catat dalam bentuk poin-poin agar dan coret poin-poin tersebut jika sudah dimasukkan ke dalam keranjang belanja. Dengan begini, Anda bisa mengindari pembelanjaan di luar kebutuhan.

Membandingkan Harga Sebelum Membeli Sesuatu

Jika Anda ingin membeli sesuatu, terutama barang dengan jumlah harga besar, sebaiknya lakukan riset kecil-kecilan. Misalkan Anda ingin membeli handphone baru. Anda coba lihat dari berbagai situs belanja online, mana yang lebih murah. Aktifkan filter Harga Terendah ke Harga Tertinggi. Tapi cobalah untuk teliti dan melihat ulasan-ulasan dari pembeli yang sudah ada di bawah kolom produk. Jangan sampai Anda tertipu hanya karena harga terlihat jauh lebih murah dibanding produk jualan sejenis yang lainnya. Begitu pula sebenarnya jika Anda membeli produk lain semacam sepatu Running, coba lihat apakah di store satu dengan yang lain dalam satu mall memasang harga yang sama atau berbeda, cek juga di toko online yang tersedia di internet dan kalkulasikan dengan ongkos kirim.

Mendata Pengeluaran dan Mengevaluasinya Secara Rutin

Anda juga perlu mendata apa saja pengeluaran Anda. Anda tak harus mencatatnya satu per satu ke dalam buku tulis Anda. Kini sudah banyak mobile app yang bisa Anda download baik dari Play Store atau App Store. Salah satu contoh App buat ponsel Android adalah Monefy. Dalam aplikasi tersebut, Anda bisa input baik pemasukan atau pengeluaran. Ada juga berbagai kategori pengeluaran yang tersedia sehingga Anda bisa awasi di kategori belanja apa Anda lebih boros atau keluarkan banyak uang. Kategorinya bermacam-macam mulai dari Makanan, Pakaian, Hewan Peliharaan, dan lain sebagainya.

Selalu Usahakan Pembayaran Secara Tunai

Membuat kartu kredit mungkin tampak menarik, apalagi banyak iming-iming promonya. Membayar pembelian atau bertransaksi dengan kartu kredit bisa jadi menguntungkan, tapi hal ini hanya berlaku bagi Anda yang sudah bisa mengontrol diri Anda terkait keuangan. Jika tidak, malah Anda terus berhutang dengan kartu kredit yang ada karena banyak cicilan ini itu yang belum lunas dan lain-lain.

Cara Menghemat Uang - Tips Praktis dari SadarAsuransi

Bergaul Dekat dengan Orang-orang yang Sevisi Soal Keuangan

Langkah ini mungkin terlihat konyol, tetapi Anda perlu menyadari bahwa lingkungan sangat membentuk diri Anda apalagi jika Anda bukan orang yang berprinsip kuat. Bergaul akrab dengan teman-teman kantor yang boros dan suka nongkrong misalnya. Jika Anda memang berpenghasilan melimpah dan tidak ada kerjaan atau tujuan lain, hal ini tidak jadi masalah. Tetaoi jika Anda sebenarnya punya target pensiun dini atau ingin jalan-jalan ke pulau-pulau atau destinasi eksotis demi cari pengalaman baru, sebaiknya tidak usah terlalu akrab dengan rekan-rekan kerja semacam itu. Ikutlah bergabung sesekali, tapi tak harus melulu ikut arus dan menyenangkan mereka. Bagaimanapun juga, jika mereka benar-benar peduli dan menyayangi Anda, mereka akan memperhatikan kondisi Anda.

Liburan Pada Saat Off-Season

Liburan memang perlu sekali, apalagi jika Anda pekerja kantoran yang dari waktu ke waktu menghabiskan hidup cuma dibalik meja. Anda bisa akali biaya liburan yang mahal dengan cara memanfaatkan jatah cuti di hari biasa yang bukan high season. Harga tiket transportasi dijamin jauh lebih murah, berikut hotel dan lain-lain. Silakan nikmati hidup Anda, tetapi lakukan dengan cerdas ya!

Anda ingin cari duit tambahan? Cari tahu caranya dengan membaca:

Cara Mendapatkan Uang dari Internet

Nah, bagaimana? Apakah Anda sudah siap menerapkan cara menghemat uang di atas? Keuangan memang merupakan aspek penting dalam hidup Anda untuk bertahan hidup dari waktu ke waktu. Mengatur keuangan mungkin tampak cukup mudah bagi Anda yang berkomitmen tinggi terhadap tujuan diri sendiri, namun tahukah Anda, mengemat uang saja tidak cukup.

Ada berbagai cara yang bisa Anda lakukan untuk berinvestasi bagi masa depan Anda. Jangan sampai seluruh tabungan Anda berakhir sia-sia karena musibah-musibah buruk yang tiba-tiba terjadi. Mari konsultasikan dengan kami, apa saja kekhawatiran Anda soal masa depan, kami akan bantu Anda mengelola uang Anda secara tepat sebagai investasi masa depan Anda!

Konsultasi Gratis

Dapatkan konsultasi terpercaya sesuai kebutuhan Anda

2018-08-07T09:48:15+00:00

Leave A Comment

two × three =

Tunggu!
Sebelum pergi, daftarkan emailmu terlebih dahulu untuk mendapatkan update terkini artikel kesehatan & pengertian asuransi.
SUBSCRIBE
Don't worry, we won't spam you & you can always unsubscribe anytime
close-link